Dukungan untuk Pemetaan Risiko Penyakit Infeksi Emerging
Ringkasan Eksekutif
Proyek Pemetaan Risiko Penyakit Infeksi Baru (Emerging Infectious Diseases/EID) merupakan upaya kolaboratif yang dipimpin oleh Kementerian Kesehatan RI, didukung oleh WHO Indonesia, dan dilaksanakan oleh Reconstra. Proyek ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan Indonesia terhadap penyakit infeksi baru prioritas—seperti Avian Influenza, MPox, Zika, Legionellosis, dan Meningitis Meningococcus—melalui pengembangan alat pemetaan risiko yang komprehensif, terstandar, dan dapat ditindaklanjuti.
Tujuan utamanya adalah merancang alat pemetaan risiko yang mampu mengidentifikasi tingkat kerentanan, ancaman, serta kapasitas respons di tingkat kabupaten/kota, sehingga memungkinkan mitigasi berbasis bukti dan kesiapsiagaan dini. Melalui telaah literatur, harmonisasi data, konsultasi pakar, dan penyelarasan dengan sistem informasi kesehatan nasional, proyek ini menyusun indikator, sub-indikator, serta metode pembobotan yang dapat digunakan secara konsisten di seluruh Indonesia. Uji coba di Kota Depok dan Kabupaten Bogor dilakukan untuk penyempurnaan dan validasi alat sebelum diterapkan lebih luas.
Inisiatif ini melibatkan berbagai kolaborator: direktorat dan tim kerja Kemenkes, kementerian terkait, dinas kesehatan daerah, organisasi profesi (PAEI, PETRI), serta mitra internasional seperti FAO Indonesia dan WHO. Proyek ini berlangsung dari Juli hingga Oktober 2023, mencakup koordinasi, pengembangan alat, konsultasi pemangku kepentingan, uji coba, dan penyusunan laporan akhir.
Alat pemetaan risiko ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan nasional melalui penguatan surveilans terintegrasi, panduan alokasi sumber daya, serta intervensi terarah untuk mencegah dan mengendalikan ancaman EID di seluruh Indonesia.