Penyusunan Formula Perhitungan Formasi Jabatan Fungsional Named dan Nakes
Ringkasan Eksekutif
Kementerian Kesehatan menunjuk Reconstra untuk menyusun dokumen dukungan teknis dalam rangka revisi Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) terkait formasi Jabatan Fungsional Kesehatan. Proyek ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan kebijakan yang mendasar: metode perhitungan formasi sebelumnya masih bertumpu pada standar normatif, rasio, atau ketentuan minimal ketenagaan, serta belum memiliki mekanisme triangulasi yang mampu menangkap *volume riil beban kerja* berdasarkan output layanan yang sesungguhnya.
Tujuan utama proyek ini adalah merumuskan model perhitungan formasi berbasis output tugas yang terstandar dan mencerminkan beban kerja aktual, bukan sekadar menggambarkan beban penyakit atau kekosongan tenaga. Reconstra mengembangkan metodologi berbasis analisis beban kerja dengan menggunakan data output layanan nyata—jumlah kasus, jumlah prosedur, rata-rata waktu penanganan per kasus—serta standar menit kerja efektif per tahun (97.920 menit). Untuk layanan rawat inap, pendekatan Bed Occupancy Rate (BOR) dan jam perawatan pasien turut diintegrasikan guna memastikan representasi beban kerja yang lebih akurat.
Model ini berfungsi sebagai instrumen triangulasi terhadap metode perhitungan formasi sebelumnya, sehingga Kementerian dapat memvalidasi kebutuhan tenaga berdasarkan output layanan yang terukur. Reconstra juga melakukan uji coba formulasi bersama rumah sakit terpilih dengan menggunakan data riil untuk menguji dan menyempurnakan model, sekaligus menyelaraskan kondisi beban kerja di tingkat fasilitas dengan proyeksi kebutuhan nasional, termasuk asumsi jenjang karier dan pensiun dalam horizon 10 tahun.
Output akhir proyek ini adalah dokumen dukungan kebijakan dan model formulasi teknis yang memperkuat landasan evidensial revisi PMK. Melalui proyek ini, Reconstra menghadirkan kerangka perencanaan formasi jabatan fungsional yang transparan, berbasis data, dan aplikatif guna memastikan tata kelola SDM kesehatan yang lebih akurat, adaptif, dan berkelanjutan.
